Ahok Minta Maaf!! Karena Banyak Rusun Yang Bermasalah

G+

loading...
loading...

Di arena debat final cagub-cawagub DKI, warga rusun Jatinegara mengeluhkan kondisi rusun dan pendukung ekonomi. Cagub DKI incumbent Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) meminta maaf dan menjanjikan solusi.

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengakui masih ada sejumlah rusun yang pembangunannya mengalami keterlambatan. Hal itu disebabkan oleh kontraktor yang membangun rusun tersebut melanggar aturan dan tidak mengikuti standar prosedur yang telah ditetapkan.

Ahok menjelaskan, di lapangan ia telah menemukan sejumlah bukti pekerjaan kontraktor 'bandel' yang bekerja tidak sesuai dengan SOP. Misalnya yakni temuan tembok rusun yang pondasinya dapat menyebabkan kebocoran.

"Pengecornnya ada plastik. Macam-macam. Itu kita temukan di lapangan. Makanya kita ada anak magang mulai turun. Terus ada tembok yang besinya enggak kuat, macam-macam. Itu kalau diteruskan satu tahun bocor," ujar Ahok.

Sejumlah rusun bermasalah yang diungkapkan oleh Ahok yakni berada di Rawa Bebek, Pulo Gebang serta Marunda. Ia mengatakan lebih baik untuk tidak membangun rusun dengan kualitas buruk.

"Nah mereka selalu ancem kita kan, 'anda terlambat dapat rusun atau anda mau terima kami?'. Saya bilang, saya lebih baik enggak ada rusun. Karena kalau ada rusun bocor berat perbaikannnya," imbuh Ahok.


"Pak, kami warga rusun Jatinegara yang direlokasi akibat normalisasi Kali Ciliwung. Kami menderita tidak hanya secara ekonomi, tapi juga secara mental. Kami drop. Saat ini kami tinggal di rusun yang sering bocor, bahwa kami harus menanggung beban biaya terus-menerus. Bila Bapak terpilih, apakah tega membiarkan kami terus-menerus menanggung biaya rusun bocor ini?" tanya Sukarto, warga dari Komunitas Rumah Susun dan Toilet untuk Semua, di arena debat final Pilgub DKI di Hotel Bidakara, Pancoran, Jakarta, Rabu (12/4/2017).

Ahok pun langsung menjawab. Ia menuturkan beberapa rusun memang dibangun dengan kontraktor yang kurang baik.

"Terima Kasih, Pak Karto. Memang kami akui, beberapa rusun yang dibangun dengan kontraktor maling hasilnya seperti itu. Makanya sekarang lebih baik kami lambat tapi hasilnya lebih baik," kata Ahok.

"Memang rusun itu tidak bayar sebetulnya, itu hanya kontribusi untuk pemeliharaan lingkungan, itu pun 80 persen disubsidi. Setelah kami teliti, hanya 30 persen yang bayar, yang tidak mampu bayar 70 persen dan kami sedang cari solusi," terang Ahok.

Ahok kemudian mengakui pada saat relokasi ada unsur sosial yang kurang diperhatikan. Sembari meminta maaf, Ahok mulai menyiapkan solusi untuk warga rusun Jatinegara.

"Kami mulai pikirkan untuk membongkar pagar rusun untuk membangun kios dagang, semua rusun kami ada kios di tepi jalan. Ini yang kami akui ada kesalahan desain di masa lalu untuk kita perbaiki dan saya mohon maaf dan Bapak-Ibu juga bisa bersabar," pungkasnya. silahkan tonton video permintaan maaf ahok dalam debat pilkada DKI Jakarta.

 
Demikian artikel saya kali ini yang membahas mengenai Ahok Minta Maaf!! Karena Banyak Rusun Yang Bermasalah. Semoga artikel ini dapat bermanfaat bagi rekan-rekan sekalian. Terima kasih. Baca Selanjutnya :
loading...
loading...
loading...