loading...

Inilah Doa Singkat Diakhir Sholat Wajib Sesuai Tuntunan Rasulullah

Waktu sebelum salam dalam shalat termasuk waktu mustajab untuk dikabulkannya doa. Yakni setelah membaca tasyahhud dan shalawat atas Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallam. Karenanya dianjurkan memperbanyak doa padanya sebagaimana sabda Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallam,

ثُمَّ يَتَخَيَّرُ مِنْ الدُّعَاءِ أَعْجَبَهُ إِلَيْهِ فَيَدْعُو

“Kemudian ia memilih doa yang disukainya lalu berdoa dengannya.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim)

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah berkata: “Doa di akhir shalat sebelum keluar darinya (sebelum salam) disyariatkan berdasarkan sunnah yang cukup banyak dan ijma' kaum muslimin. Dan doa yang berkaitan dengan shalat secara umum dikerjakan oleh Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallam di tempat tersebut. Beliau memerintahkan di dalamnya karena ia masih menghadap Rabb-Nya dan bermunajat kepada-Nya. Maka tidak elok meninggalkan meminta kepada Tuhannya saat bermunajat dan bertaqarrub kpd-Nya.” (dinukil dari Taudhih Al-Ahkam, Syaikh Al-Bassam: 2/284) 

Terdapat beberapa atsar yang menyebutkan beberapa doa dianjurkan untuk dibaca di tempat ini, antara lain:

Doa memohon Ilmu, Rizki, Amal Yang Diterima

اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ عِلْماً نَافِعاً، وَرِزْقاً طَيِّباً، وَعَمَلاً مُتَقَبَّلاً

ALLAHUMMA INNA NAS'ALUKA ILMAN NAFI'AN WA RIZQON THAYYIBAN WA AMALAN MUTAQOBALAN

artinya: Ya Allah, sesungguhnya aku mohon kepada-Mu ilmu yang bermanfaat, rezki yang baik dan amal yang diterima

Berlindung dari sifat kikir, kehinaan dan Fitnah

اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ الْبُخْلِ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنَ الْجُبْنِ، وَأَعُوذُ بِكَ أَنْ أُرَدَّ إِلَى أَرْذَلِ الْعُمُرِ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ فِتْنَةِ الدُّنْيَا، وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ

ALLAHUMMA INNII A’UUDZU BIKA MINAL BUKHLI WA A’UUDZUBIKA MINAL JUBNI WA A’UUDZU BIKA AN URADDA ILAA ARDZALIL ‘UMURI WA A’UUDZU BIKA MIN FITNATID DUNYAA WA A'UUDZU BIKA MIN ‘ADZAABIL QOBRI.

artinya: “Ya Allah aku berlindung kepada-Mu dari sifat bakhil, aku berlindung kepada-Mu dari sifat pengecut, aku berlindung kepada-Mu dari dikembalikan pada umur yang hina, dan aku berlindung kepada-Mu dari fitnah dunia dan aku berlindung kepada-Mu dari adzab kubur.”

Berlindung dari kekufuran, kefakiran dan adzab kubur

اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ الْكُفْرِ، وَالْفَقْرِ، وَعَذَابِ الْقَبْرِ

ALLAHUMMA A’UUDZU BIKA MINAL KUFRI WAL FAQRI WA ‘ADZAABIL QOBRI.

artinya: “Ya Allah aku berlindung kepada-Mu dari kekufuran, kefakiran dan adzab kubur.”

Bersyukur

اللَّهُمَّ أَعِنِّى عَلَى ذِكْرِكَ وَشُكْرِكَ وَحُسْنِ عِبَادَتِكَ

ALLAHUMMA INNII 'ALAA DZIKRIKA WA SYUKRIKA WA HUSNI 'IBAADATIKA.

Artinya: “Ya Allah, tolonglah aku untuk mengingat-Mu, bersyukur pada-Mu dan beribadah kepada-Mu sebaik-baiknya.”

Berlindung pada Hari Akhir

رَبِّ قِنِي عَذَابَكَ يَوْمَ تَبْعَثُ أَوْ تَجْمَعُ عِبَادَكَ

"ROBBI QINII 'ADZAABAKA YAUMA TAB'ATSU AU TAJMA'U 'IBAADAKA.”

Artinya: “Ya Allah, lindungilah aku dari adzab-Mu pada hari Engkau bangkitkan atau Engkau kumpulkan hamba-hamba-Mu.”

Itulah doa yang disebutkan oleh hadits dan diajarkan Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallam itu yang lebih utama di bandingkan doa-doa selainnya. (Lihat: Taudhih al-Ahkam, Syaikh Al-Bassam: 2/290)

Karenanya, semangat untuk menghafalkan doa-doa di atas dan mempraktekkannya di penghujung shalat akan membuahkan keberkahan dan manfaat yang besar. Di samping terkabul doa yang istimewa, ia mendapat pahala yang besar karena menjaga dan mengamalkan sunnah Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam. Wallahu A’lam.

Artikel Terkait

loading...