loading...

Bersyukurlah!! Karena Syukur Dapat Membuatmu Selalu Berbahagia


Bersyukur sebuah kata yang sangat indah, dan akan menjadi hal yang luar biasa ketika sudah dilakukan dengan sepenuh hati yang ikhlas. Sesunguhnya tidak ada orang yang bisa merasa berbahagia jika ia tidak pernah bersyukur, sebab syukur adalah syarat mutlak agar seseorang bisa berbahagia. Ada dua nasehat dalam kehidupan ini :
  • Bila kita sukses dalam hidup, janganlah lupa untuk Bersyukur, dan
  • Bila kita gagal, harus Bersabar dan jangan selalu melihat keatas, tapi lihatlah dibawah kita yang masih banyak dan lebih menderita.
Coba renungkan dua nasehat di atas, apakah Anda sudah bersyukur hari ini ? dan apabila hal tersebut dilakukan, Anda pasti akan merasa lebih baik, bersyukur dan bersabar menerima tantangan hidup ini. Rasa syukur akan menjadikan hati kita merasa tenang, damai dan merasa sangat bergembira atas kesempatan hidup yang Allah berikan pada kita. Allah yang Maha Baik pun sangat menganjurkan kita agar bersyukur.

Bersyukur, Syarat Mutlak Untuk Berbahagia.
Pernah dengar kalimat “kita bersyukur bukan karena kita berbahagia, tetapi bersyukurlah maka kita akan bahagia.” ?

Sebenarnya yang kita butuhkan untuk berbahagia adalah dengan bersyukur. Apapun keadaan kita saat ini, kalau kita bersyukur tahu-tahu kita akan sadar bahwa kita sebenarnya sangat beruntung. Banyak orang yang kondisinya tidak sebaik kita, entah itu kondisi fisik mereka, kondisi mental dan lain sebagainya. Sesungguhnya tidak ada satu hal apapun yang perlu kita keluhkan di dunia ini.

Bersyukur itu adalah menerima segala hal yang ada pada kita saat ini sebagai hal yang terbaik.
Lawan dari bersyukur bukan tidak bersyukur, tapi lawan dari bersyukur adalah sikap sinisme. Sinisme itu memandang segala sesuatu sebagai negatif. Bersyukur itu tidak mudah untuk dilakukan, karena penilaian yang bisa diberikan bukan dari perbuatan dan perkataan kita saja, tapi Allah bisa melihat dalam Hati Kita yang sesungguhnya. Segala cobaan hidup yang terus mengguncang keadaan kita, membuat kita tidak bisa memberikan rasa syukur yang sepenuhnya.

Ada sebuah cerita kisah mengenai seorang bapak yang pekerjaan sehari-harinya adalah Tukang Becak, dan suatu hari, dia melihat seseorang yang melintas dengan mobil mewah dihadapannya dengan pakaian yang sangat rapi, dan dia adalah salah satu boss dari perusahaan yang ada di negeri kita ini. Kemudian bapak tukang becak ini berkhayal, “Andai Saya bisa hidup seperti orang yang didalam mobil itu, pasti Hidup ini terasa Sempurna”.

Disaat yang sama, Bapak yang didalam mobil tersebut pun dengan masalah-masalah yang dihadapinya dalam bisnis yang banyak sekali rintangan yang harus dihadapi, diapun melihat pada tukang becak yang sedang santai di kursi becaknya, dan berkata dalam hatinya, “Andai Saya bisa seperti bapak tukang becak itu, tanpa banyak masalah seperti yang Saya alami, pasti Saya bisa lebih menikmati hidup ini”.

Sebuah cerita kisah lain Begitu memasuki mobil mewahnya, seorang direktur bertanya pada sopir pribadinya, "Bagaimana kira-kira cuaca hari ini?"

Si sopir menjawab, "Cuaca hari ini adalah cuaca yang saya sukai."

Merasa penasaran dengan jawaban tersebut, direktur ini bertanya lagi, "Bagaimana kamu bisa begitu yakin?"

Supirnya menjawab, "Begini, pak, saya sudah belajar bahwa saya tak selalu mendapatkan apa yang saya sukai, karena itu saya selalu menyukai apapun yang saya dapatkan".

Dari cerita diatas, Kita bisa mengambil hikmah bahwa, manusia hidup tidak pernah merasa puas dengan keadaan yang diterimanya. Sudah bergelimang harta dan kedudukan tinggi, tidak membuat mereka mensyukuri apa yang mereka dapatkan. Begitu juga bila hidup walau tidak berlimpah harta dan kedudukan, tapi memiliki kehidupan yang cukup dan harmonis.

Jawaban singkat tadi merupakan wujud perasaan syukur. Syukur merupakan kualitas hati yang terpenting. Dengan bersyukur kita akan senantiasa diliputi rasa damai, tenteram dan bahagia. Sebaliknya, perasaan tak bersyukur akan senantiasa membebani kita. Kita akan selalu merasa kurang dan tak bahagia.


Ada 2 hal yang sering membuat kita tidak bersyukur:
Pertama, kita sering memfokuskan diri pada apa yang kita mau, bukan pada apa yang kita miliki.
Hal kedua yang sering membuat kita tidak bersyukur adalah kecenderungan membanding-bandingkan diri kita dengan orang lain. Kita merasa orang lain lebih beruntung. Kemanapun kita pergi, selalu ada orang yang lebih pandai, lebih tampan, lebih cantik, lebih percaya diri, dan lebih kaya dari kita.

Rumput tetangga memang sering kelihatan lebih hijau dari rumput di pekarangan sendiri. So, terimalah semua yang kita miliki hari ini dengan ikhlas sebagai sesuatu berkah yang melimpah. Karena Hati yang gembira adalah obat dari segala penyakit masa kini. 

Memang, Syukur merupakan kualitas hati yang terpenting. Dengan bersyukur kita akan senantiasa diliputi rasa damai, tenteram dan bahagia. Bahkan, Allah pun telah menegaskan bahwa, “Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), Maka Sesungguhnya azab-Ku sangat pedih” ( QS Surat Ibrahim [14]:7).

Maka, BERSYUKURLAH !!!
► RASA SYUKUR membuat hidup kita menjadi. INDAH 
► RASA SYUKUR membuat yang sedikit terasa CUKUP 
► RASA SYUKUR membuat apa yang kita miliki saat ini menjadi lebih BERHARGA 
► RASA SYUKUR membuat masalah yang kita miliki menjadi HIKMAH yg BERNILAI 
► RASA SYUKUR membuat hidangan sederhana terasa menjadi ISTIMEWA 
► RASA SYUKUR membuat rumah yang sempit terasa NYAMAN 
► RASA SYUKUR membuat kegagalan menjadi Pelajaran BERHARGA 
► RASA SYUKUR membuat suasana keruh menjadi JERNIH 
► RASA SYUKUR membuat yang tidak nyaman menjadi MENYENANGKAN 
► RASA SYUKUR membuat penolakan menjadi IKHLAS 
► RASA SYUKUR membuat kebencian di hati menjadi KASIH SAYANG 
► RASA SYUKUR menciptakan KEDAMAIAN dan KETENANGAN hati 
► RASA SYUKUR membuat emosi menjadi SABAR
► RASA SYUKUR membuat jiwa dan raga menjadi SEHAT
► RASA SYUKUR menjadikan masa lalu sebagai KENANGAN MANIS..!!! 

Bersyukur itu bukan berarti berhenti dengan apa yang sudah kita miliki saat ini, tapi bersyukur itu lebih ke arah “terima kasih” oh Tuhan terima kasih atas semua nikmat-Mu dalam hidupku ini. Jika aku bekerja lebih rajin, lebih bermanfaat bagi sesama, tentulah nikmat ku akan Kau tambah.

Artikel Terkait

loading...