loading...

Astagfirullah!! Inilah Azab Kubur Untuk Orang Pelit

Sebagai seorang muslim hendaknya kita menyadari bahwa apa yang kita lakukan di dunia akan dimintai pertanggung jawaban di akhirat kelak. Bahkan Allah akan memberikan adzab yang amat pedih ketika orang itu di alam kubur. Bila kita mempunyai rezeki yang lebih alangkah baiknya bila kita memberikan kepada yang lebih membutuhkan. Tapi apabila kita mau bersedekah meskipun kita dalam keadaan kekurangan maka pahala yang besar akan menanti kita. Semoga Allah SWT selalu melimpahkan rezeki kepada kita agar kita dapat menolong orang orang disekitar kita yang kekurangan. 

Kisah Nyata Alam Kubur terkenal di tengan masyarakat, terutama bagi mereka yang percaya bahwa jenazah sedang mendapat siksa. Simaklah penjelasannya! Semoga ada hikmah dibaliknya yang bisa kita ambil. Setiap yang hidup pasti mengalami mati. Islam meyakini adanya kehidupan setelah kehidupan di dunia ini. Sebelum kita menuju tempat kembali yang abadi, yakni surga atau neraka, maka kita harus melewati alam kubur terlebih dahulu. Beberapa kisah nyata alam kubur yang ada di sekitar kita. 

Kisah Nyata Alam Kubur Orang Pelit 
Sebuah hadits menjelaskan bahwa terdapat tiga perkara yang akan membinasakan Iman, yakni mengikuti hawa nafsu, Ujub, dan pelit. 

Syaikh Manna’ Khalil Al-Qattan Rahimahullah pernah menyaksikan bahwa sikap pelit membuat seseorang mendapatkan siksa di alam kuburnya. Semasa kecilnya, Syaikh Manna’ menjadi anak yang ‘nakal’. Kenalakan ini membawanya mengalami cerita kisah nyata alam kubur. 

Di suatu kampung, terdapat seseorang yang kaya raya tapi ia sangat pelit. Meskipun hartanya melimpah tapi ia tidak mau berbagi dengan orang-orang di sekitarnya, baik tetangga maupun kaum dhu’afa’. Hingga pada suatu ia jatuh sakit. Karena sifat pelitnya, membuat para tetangga enggan untuk menjenguk dan merawatnya. Ia merasakan sakit seorang diri. Tapi terdapat seseorang yang mau mengunjunginya, yakni Manna’ ketika muda. 

Ketika beliau menjenguk di rumahnya, ia jadi tahu apa saja yang dilakukan oleh orang kaya nan pelit itu. Meskipun orang itu sedang dalam keadaan sakit, tapi ia masih saja memikirkan hartanya yang sangat melimpah itu. Sedikit demi sedikit, ia menelan koin emasnya karena tidak ingin jika orang lain mengambil hartanya itu. Mungkin ia ingin membawa hartanya mati dan mempercepat sakaratul mautnya. 

Tak berapa lama, orang itu kemudian meninggal. Ketika jenazahnya di angkat menuju pemakaman, orang-orang yang mengangkatnya merasa heran kenapa ia terasa berat. Padahal jenazah tidak betubuh gemuk tapi ia terasa berat ketika diangkat. Mendengar keluhan para pengangkat jenazah, Manna’ hanya diam saja meskipun ia tahu misteri kisah nyata alam kubur. 

Setelah pemakaman selesai, Manna’ kembali lagi ke pemakaman itu pada malam hari untuk mengambil koin emas di perut jenazah tadi. Sesampainya di pemakaman ia langsung menggali kubur dan membedah perut jenazah. Setelah terbuka, ia pun mencoba mengambil koin emas di perut jenazah itu. Tapi apa yang ia dapat? Ia justru tersengat oleh koin emas itu. Sengatan itu membuatnya mengurungkan niat untuk mengambil koin emas itu. Lalu ia menutup kembali kubur yang telah ia gali. 

Beberapa tahun kemudian, Manna’ bertobat dan ia baru menceritakan kisah nyata alam kubur sakaratul maut ini pada orang lain. Bahkan ia mengatakan jika terkadang, ia masih teringat setruman itu hingga saat ini. Hal ini menunjukkan betapa pedihnya adzab Allah pada orang yang pelit. Sentuhan pada satu koin emas saja akan merasakan sengatan yang sakit, apalagi jika koin itu berada di perut dengan jumlah yang cukup banyak. Betapa pedihnya nasib di alam kubur. 

Sebagai seorang muslim hendaknya kita menyadari bahwa apa yang kita lakukan di dunia akan dimintai pertanggung jawaban di akhirat kelak. Bahkan Allah akan memberikan adzab yang amat pedih ketika orang itu di alam kubur.

Artikel Terkait

loading...