Lokasi Tes CPNS Kemenkumham di Kendari Sulawesi Tenggara

Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Sulawesi Tenggara (Sultra) telah menetapkan lokasi tes seleksi bagi CPNS. Lokasi tersebut yakni di SMK Negeri 1 Kendari untuk pelamar S1, dan pelamar profesi Dokter sedangkan untuk pelamar lulusan SMA/D3 lokasi test ujian akan dilaksanakan di Aula bertaqwa kantor wali kota kendari jalan jendral ahmad yani, kota kendari, provinsi sulawesi tenggara. Silahkan Cek Nama anda bagi lulusan SMA/D3 yang akan melanjutkan seleksi test Seleksi Kopetensi Dasar (SKD) dengan CAT BKN lebih jelasnya klik disini.

Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Sultra Sofyan mengatakan, untuk lulusan SMA akan dilaksanakan semuanya di Kota Kendari sementara lulusan S1 akan dilaksanakan di lokasi berbeda yakni Jakarta dan Kendari. Untuk lokasi ujian Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dan Seleksi Kompetensi Bidang substansi jabatan (SKB) dilaksanakan di Kendari sementara untuk SKB wawancara akan dilaksanakan di Jakarta.

Dengan proses pendaftaran online itu, ia mengharapkan semua putra daerah Sultra dapat memanfaatkan peluang ini terutama bagi mereka lulusan SMA, S1 dan D3 yang memilikin potensi dan kemampuan diatas rata-rata. Apalagi dirinya menjamin jika praktek calo yang mengatas namakan Kemenkumham dalam proses penerimaan akan ditindak secara hukum.

“Tapi kami mengharapakan orang tua atau calon pegawai tidak mempercayai oknum yang tidak jelas dengan janji akan diloloskan,” pungkasnya.

Proses perekrutan lulusan sarjana berbeda dengan jejang pendidikan lain dimana S1 dan D3 akan mengikuti ujian di Jakarta setelah dinyatakan lulus berkas administrasi.

Pengalihan lokasi tes SKD CAT dan SKB CAT lulusan S1 tersebut atas beberapa pertimbangan dari pemerintah pusat diantaranya per tanggal 21 Agustus 2017 lalu, pendaftar online yang mencapai sekitar 265 ribu orang yang berasal dari kota DKI Jakarta hanya 8,2 persen sedangkan dari luar DKI Jakarta mencapai 91,8 persen. Untuk lebih jelasnya terkait pengalihan lokasi klik disini.

Berangkat dari presentase tersebut, dipertimbangkan biaya perjalanan dan akomodasi pendaftar akan memakan jumlah yang besar sehingga dikembalikan pada wilayah masing-masing di 33 provinsi. Kemudian, pada pelaksanaan SKB wawancara di Jakarta diperhitungkan jumlahnya akan berkurang karena sudah melalui tahapan seleksi CAT sebelumya yang tidak melebihi 3 kali formasi atau 10.488 orang, sehingga peluang kelulusan semakin besar.

“Meski ujian di sini tim dari kementerian akan turun langsung melihat proses tesnya, karena kebijakan mereka lebih besar ketimbang kami di sini sebagai pelaksana atas pengalihan lokasi tes,” ungkap Sofyan saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (31/8/2017).

Untuk jadwal ujian bagi lulusan SMA dan S1 tidak ada perubahan sesuai dengan jadwal yang dikeluarkan oleh Kemenkumham. 

Untuk SMA, SKD CAT pada tanggal 25 September – 3 Oktober 2017, SKB CAT tanggal 23 Oktober-28 Oktober 2017 serta SKB melalui pengamatan fisik dan keterampilan tanggal 30 Oktober- 2 November 2017.

Kemudian bagi lulusan S1, pada tanggal 11-16 September adalah SKD CAT dan SKB substansi jabatan 9-11 Oktober, kemudian SKB praktek khusus tenaga IT 12-13 Oktober 2017 di masing-masing wilayah. Sedangkan SKB wawancara tanggal 16-19 Oktober serta pengumuman kelulusan akhir bersamaan pada tanggal 9 November 2017 melalui website serta pengumuman langsung di Kanwil Kemenkumham Sultra.

Kemudian untuk jumlah pendaftar per tanggal 28 Agustus asal Provinsi Sulawesi Tenggara SMA dan S1 mencapai 20.500 orang. Terdiri dari SMA 15.604 orang dan S1 4.896 orang, sedangkan D3 tidak ada pelamar. Sementara kuota yang akan diterima di Sultra adalah 258 orang yang terdiri dari 215 orang SMA dan 43 S1.

Sofyan juga menambahkan agar pendaftar CPNS dapat mengikuti ujian seleksi dengan baik sehingga lulus dengan hasil yang memuaskan. Kendati demikian, ia pun juga menyampaikan bagi yang nantinya dinyatakan lulus pada SKD CAT dan SKB CAT belum tentu akan lanjut ke tahap selanjutnya karena proses penetapan lulus pada setiap tahapan seleksi berdasarkan perangkingan skor ujian. Tips agar lulus seleksi test CPNS 2017 dan bocoran soal test CPNS 2017 klik disini.

“Untuk itu bagi yang tidak lanjut pada tahap tes bukannya tidak lulus melainkan kuota yang tidak cukup untuk menampung. Apalagi tidak boleh melebihi aturan 3 kali formasi yang dibutuhkan,” pungkasnya.

Untuk diketahui, jumlah total pendaftar online se-Indonesia mencapai 1.062.834 orang yang terdiri dari SMA /D3 662.675 orang dan S1 404.159 orang. 

Artikel Terkait

loading...