Tips Dan Cara Mudah Membahagiakan Suami Anda

Adanya cinta dan kasih sayang yang dibangun diatas semangat saling membahagiakan antara suami istri adalah salah satu kunci dari keluarga sakinah. Tips-tips berikut akan sangat membantu. Perlu usaha ekstra untuk menjaga keutuhan hati anda berdua. Sebagai seorang istri, anda harus tahu apa saja yang harus ada anda lakukan untuk suami tercinta. Cara Membahagiakan Suami, yaitu :

1. Patuh pada suami
Cara Membahagiakan Suami yang pertama adalah patuh. Setiap suami pasti menginginkan istri yang selalu mematuhi keingingannya. Jika keinginannya tidak sesuai dengan hati anda, anda boleh kok mengungkapkannya. Namun, ungkapkan dengan perkataan yang lemah lembut untuk menjaga perasaan suami. Kepatuhan merupakan senjata wanita untuk membuat suami makin sayang. Itulah Cara Membahagiakan Suami yang pertama

2. Perhatian pada suami
Cara Membahagiakan Suami yang ke dua adalah perhatian. Perhatian anda akan meluluhkan hati suami anda dan membuatnya semakin menyayangi anda. Secangkir teh dan senyuman anda akan menyingkirkan seluruh rasa lelahnya setelah seharian bekerja. Kenali perubahan raut wajah dan suasana hati suami. Saat seperti inilah ia akan sangat membutuhkan uluran tangan anda. Meskipun anda tidak pandai memberi solusi, setidaknya anda sudah sangat membantu dengan menjadi pendengar setia. Jangan karena sudah lama menikah, anda jadi cuek terhadap suami. Tidak mau kan jika suami diperhatikan wanita lain? Itulah Cara Membahagiakan Suami yang ke 2

3. Menghargai suami
Cara Membahagiakan Suami yang ke 3 adalah menghargai. Seringkali istri tanpa sadar mengucapkan atau bertindak yang dapat menyinggung harga diri suami. Sikap syukur dengan berterimakasih atas jerih payah suami adalah salah satu cara membahagiakan suami secara islami. Tentu saja agama lain juga mengajarkan umantnya untuk senantiasa bersyukur dan menghargai orang lain. Apa ruginya mengucapkan terimakasih untuk semua yang sudah dilakukan? Suami akan bahagia ketika istri menghargai kerja kerasnya. Penghargaan akan memacu seseorang untuk berbuat lebih baik. Itulah Cara Membahagiakan Suami yang ke 3

4. Tidak Bermuka Masam
Cara Membahagiakan Suami yang ke empat adalah selalu tampil ceria. Bagi yang berkerja di kantor maupun yang jadi ibu rumah tangga pastilah punya rasa lelah. Hidup tak pernah jauh dari masalah. Namun sebisa mungkin jangan sering bermuka masam di hadapan suami. Saat ia lelah pulang kerja, sambutlah dengan senyuman. Saat uang harga sayur di pasar naik dan uang belanja tak juga bertambah, jangan pula bermuka masam. Istri yang ceria berpengaruh besar pada ketenangan hati suami. Sebab suami juga ikut bahagia ketika tahu istrinya bahagia hidup bersamanya. Itulah Cara Membahagiakan Suami yang ke 4

5. Manjakan suami
Cara Membahagiakan Suami yang kelima adalah bisa memanjakan. Sudah menjadi sifat bawaan pria bahwa mereka menyukai wanita yang pandai memanjakan mereka. Memanjakan suami merupakan tugas istri. Beri pijatan lembut di bahu ketika suami pulang bekerja, atau memijat kakinya ketika hendak tidur akan membuat anda semakin disayang. Itulah Cara Membahagiakan Suami yang ke 5

Sudah menjadi sifat bawaan pria bahwa mereka menyukai wanita yang pandai memanjakan mereka. Memanjakan suami merupakan tugas istri. Beri pijatan lembut di bahu ketika suami pulang bekerja, atau memijat kakinya ketika hendak tidur akan membuat anda semakin disayang.

6. Menjaga penampilan dan perilaku
Cara Membahagiakan Suami yang ke enam adalah menjaga penampilan. Pria sangat suka dengan keindahan. So, cara membahagiakan suami tentu saja dengan tetap menjaga penampilan. Meski usia tak lagi mudah, tetaplah berusaha tampil sebaik mungkin di depannya. Anda tidak harus melakukan perawatan mahal untuk terlihat menarik. Banyak alternatif yang lebih terjangkau yang dapat anda pertimbangkan. Jika dapat tetap cantik sambil berhemat, why not? Selain penampilan, perilaku anda di luar juga harus ada batasnya. Ingat bahwa anda sudah ada yang punya. Apa pun yang anda lakukan di luar akan membawa-bawa nama suami anda. Anda dapat mengharumkan dan mencoreng nama baik suami dengan perilaku anda. Itulah Cara Membahagiakan Suami yang ke 6

7. Perbanyak Kebersamaan
Saat cuti, anda dapat memanfaatkannya untuk pergi berlibur berdua. Menghabiskan waktu berdua akan semakin membuat hubungan anda berkualitas. Luapkan rasa cinta anda seperti saat pacaran dulu. Pacaran setelah menikah seperti ini perlu dilakukan untuk membawa angin segar pada jalinan kasih anda. Kebersamaan akan membuat anda mengingat kembali masa-masa indah dulu.

Meskipun anda berdua sudah bukan remaja lagi, namun, api cinta ini harus tetap dijaga. Anda dapat melakukan napak tilas dengan mengunjungi tempat-tempat yang dulu sering anda kunjungi berdua.

8. Jangan Jadi Nenek Sihir
Cara membahagiakan suami yang selanjutnya adalah tidak cerewet dan bawel. Suami yang memiliki istri cerewet biasanya tidak betah di rumah. Cerewet merupakan sifat yang paling tidak disukai pria dari seorang wanita. Semua pria pasti menginginkan wanita yang lemah lembut dan bertutur kata santun. Istri yang senantiasa berwajah teduh akan selalu membuat suami makin sayang.

9. Pandai mengatur keuangan
Mengatur pengeluaran merupakan tugas utama seorang istri. Bijak dalam mempergunakan nafkah dari suami tentunya sangat penting. Tidak ada suami yang bangga memiliki istri yang boros dan suka berfoya-foya.

10. Jangan mengekang suami, beri ia kepercayaan
Biasanya ini sulit dilakukan jika anda adalah seorang yang super pencemburu. Akan tetapi, mau tidak mau anda juga harus belajar. Kekang keinginan anda untuk mengantongi suami. Tidak ada suami yang mau diperlakukan seperti itu. Beri ia kepercayaan suami saat ia harus jauh dari anda kaena masalah bisnis misalnya. Namun, memberi kepercayaan bukan berarti anda cuek terhadap gangguan yang ada ya.

11. Menjadi ibu rumah tangga yang baik
Meskipun anda adalah wanita karir, jangan lupakan kodrat anda sebagai seorang wanita. Sudah sepantasnya anda memprioritaskan kepentingan keluarga. Saat karir anda hancur, anda masih memiliki keluarga yang akan selalu bersama anda. Namun, saat keuarga anda hancur, apakah karir anda akan tetap berjalan baik? Apa pun posisi anda sekarang, ingatlah bahwa anda juga seorang ibu rumah tangga.

12. Percantiklah dirimu dan rendahkan suaramu
Usahakan agar Anda selalu tampil cantik dan merendahkan suara di hadapannya. Lakukanlah hal itu hanya untuk suami Anda, dan jangan menampakkan kecantikan Anda di hadapan laki-laki yang bukan mahram (laki-laki yang layak untuk engkau nikahi jika engkau belum menikah).

13. Senantiasa tampil mewangi dan selalu cantik
Rawatlah dengan baik tubuh dan kebugaran jasmani Anda. Kenakanlah pakaian-pakaian yang menarik dan pakailah parfum yang aromanya disukai suami Anda. Mandilah secara teratur. Apabila telah bersih dari haid, bersihkanlah setiap bekas darah atau bau tak sedap. Gunakanlah jenis parfum, warna-warna, dan pakaian yang disenangi suami Anda. Ubahlah gaya rambut, parfum, dan lainnya dari waktu ke waktu untuk menghindari kejenuhan.

Bagaimanapun, semua hal di atas harus dilakukan dengan tidak berlebih-lebihan, dan tentu saja, jangan melakukannya di hadapan laki-laki dan wanita yang bukan mahram.

14. Ketika melakukan hubungan intim
Bergegaslah untuk melakoni hubungan intim ketika suami Anda merasa sangat berhasrat untuk melakukannya. Jagalah kebersihan tubuh dan senantiasa tampil harum semaksimal mungkin. Jangan lupa untuk membersihkan setiap cairan yang keluar selama berhubungan intim. Lontarkan ungkapan-ungkapan cinta yang mesra kepada suami Anda. Biarkan suami Anda untuk memuaskan gairahnya.

Pilihkan waktu yang sesuai dan kesempatan yang baik untuk memuaskan suami. Beri dia stimulus untuk berhubungan intim sepulangnya dia dari perjalanan jauh yang memakan waktu lama.

15. Merasa puas dengan apa yang telah Allah berikan melalui suami
Anda jangan pernah merasa depresi hanya karena suami Anda miskin atau memiliki pekerjaan dan karir yang biasa-biasa saja. Selama Anda dan suami dekat Allah Sang Pemberi rezeki, maka Dia pun akan menggelontorkan rezeki dan karunianya.

Anda mesti melihat orang-orang sekeliling yang miskin, sakit, cacat, dan lainnya. Lantas bandingkan dengan semua yang telah Allah karuniai kepada Anda dan keluarga.

16. Jangan pusing dengan hal-hal keduniaan
Jangan menjadikan hal-hal duniawi sebagai harapan dan minat Anda. Anda tak perlu banyak memohon kepada suami Anda hal-hal yang tidak penting.

Doronglah suami Anda untuk meminimalkan pengeluaran untuk hal-hal tidak penting, dan doronglah dia untuk menabung agar bisa memberi sedekah dan zakat kepada orang-orang miskin dan mereka yang membutuhkan. 

17. Bersyukur dan memberikan apresiasi
Berdasarkan sabda Rasulullah SAW, mayoritas penghuni neraka adalah wanita, dikarenakan mereka tidak bersyukur. Hasil dari rasa bersyukur adalah suami akan lebih mencintai Anda, dan dia akan berupaya keras untuk membahagiakan Anda dengan beragam cara.

Sementara dampak dari tidak bersyukur adalah suami Anda akan kecewa, lantas mulai bertanya, “Mengapa saya harus berbuat baik kepada istri saya, sementara dia tidak pernah bersyukur dan hormat?!”

18. Kesetiaan dan ketaatan
Bersikap setia terutama ketika suami didera musibah yang menimpa raga atau pekerjaannya, semisal kecelakaan atau kebangkrutan. Dukunglah suami Anda dengan apa pun yang Anda miliki (baik materi ataupun non-materi).

19. Memenuhi permintaan suami
Penuhilah permintaan suami dan taatilah semua permintaan-permintaannya, jika memang tidak menyelisihi Al-Qur’an dan Sunnah Rasulullah SAW. Dalam Islam, suami adalah pemimpin keluarga, dan istri adalah penyokong dan konsultan baginya.

20. Jika suami marah, buatlah dirinya merasa lega
Hindari dan jauhi hal-hal yang bisa membuat marahnya berkepanjangan. Namun jika ternyata marahnya berkepanjangan, dan Anda tidak bisa ‘menjinakkannya’, maka cobalah untuk menenangkannya dengan langkah-langkah berikut:

Jika Anda bersalah dan melakukan kekeliruan, maka mintalah maaf kepadanya.
Namun jika dia yang melakukan kesalahan, maka Anda harus tetap bersikap tenang, jangan mengkritiknya dengan pedas, mendebat, menentang, atau bahkan berteriak. Tunggulah sampai kemarahannya mereda, lalu diskusikan segala sesuatunya secara damai.

Kemudian jika dia marah dikarenakan faktor-faktor eksternal, maka ada baiknya Anda diam, sampai kemarahannya sirna. Lalu tanyakan kepadanya apa yang membuatnya marah; apakah kelelahan, problem di kantor, ada orang yang menghinanya, dan lain sebagainya. Dan jangan banyak bertanya, namun fokus pada apa-apa yang membuatnya marah.

21. Menjaga diri ketika suami tidak ada
Jagalah diri Anda dari segala hubungan yang diharamkan. Jaga setiap rahasia-rahasia keluarga, terutama yang berkenaan dengan hubungan suami-istri. Menjaga rumah dan merawat anak-anak. Menjaga uang dan segala harta bendanya.

Jangan sekali-kali keluar rumah tanpa izin suami, dan tanpa mengenakan hijab (jilbab) yang rapih.
Tolak kehadiran orang-orang yang tidak disenangi suami, jangan biarkan mereka masuk ke dalam rumah ketika suami tidak ada. Jangan biarkan laki-laki non-mahran berduaan dengan Anda di mana pun.

22. Tunjukkan rasa hormat kepada keluarga dan teman-temannya
Anda harus menyambut dan bersikap baik kerabat dan teman-teman suami Anda, terutama kedua orangtuanya. Sebisa mungkin Anda harus menghindari masalah dengan para kerabatnya.

Anda harus menghindari memojokkan suami Anda ke posisi di mana dia harus memilih antara ibu dan istrinya secara dilematis.

Tunjukkan keramahtamahan Anda kepada tamu-tamunya, dengan cara menyiapkan tempat yang menyenangkan kepada mereka untuk duduk, menyajikan makanan yang paling baik, menyambut istri-istri mereka, dan lain sebagainya.

Dorong suami Anda agar secara rutin bersilaturahim ke kerabat keluarganya, dan agar mereka mengunjungi rumah Anda. Teleponlah orangtua suami Anda, kakak-kakak dan adik-adiknya; kirimi mereka surat, beri mereka hadiah, bantu mereka ketika terkena musibah, dan lainnya.

23. Kecemburuan yang terpuji
Kecemburuan merupakan indikasi cinta dan sayangnya seorang istri kepada suaminya, namun tetap harus dalam batas-batas koridor ajaran Islam. Dalam artian, Anda boleh saja cemburu, tapi jangan sampai kecemburuan Anda dibarengi dengan caci-maki atau ghibah kepada orang lain.

Jangan mengikuti atau menciptakan keraguan-keraguan tidak mendasar di dalam diri Anda terkait suami Anda.

24. Kesabaran dan dukungan emosional
Bersabarlah ketika Anda dan suami menghadapi kemiskinan dan keadaan-keadaan yang menegangkan.

Bersabarlah ketika musibah atau malapetaka menimpa Anda, suami, anak-anak, kerabat, atau harta benda Anda, baik musibah penyakit, kecelakaan, kematian, dan lain-lain. Jika suami Anda memperlakukan Anda secara tidak baik, maka bersabarlah dan balaslah perlakuan buruknya dengan perlakuan baik.

25. Mendukung suami untuk taat kepada Allah, berdakwah, dan berjihad fi sabilillah
Bekerjasamalah dengan suami Anda dan ingatkan dia untuk melaksanakan berbagai ibadah wajib dan sunnah. Dorong suami Anda agar melaksanakan shalat tahajud. Ajak dia untuk rutin membaca Al-Qur’an dan memahami makna serta tafsirnya. Ajak suami Anda untuk mendengarkan ceramah-ceramah keislaman. Ingatlah selalu Allah. Pelajarilah hukum-hukum dan ajaran Islam untuk muslimah.

Dukunglah aktivitas suami dengan memberinya berbagai opini bijak, dan redakanlah rasa sakitnya. Luangkanlah waktu Anda untuk melakukan dakwah bersama suami. Beri motivasi suami Anda untuk pergi berjihad, jika memang diharuskan dan kondisi memungkinkan.

Ingatkan dia bahwa ketika dia berjihad, maka Anda dan anak-anak akan dijaga oleh Allah.

26. Merawat rumah dengan baik
Upayakan agar rumah selalu bersih dan tertata dengan baik. Ubahlah tata letak barang-barang di rumah Anda dari waktu ke waktu untuk menghindari kebosanan. Pelajari semua skill pemeliharaan rumah. Pelajari bagaimana merawat anak-anak secara baik berdasarkan ajaran Islam. Jangan membelanjakan uang suami Anda, bahkan untuk berderma sekalipun, tanpa meminta izin darinya. Rawatlah rumah, kendaraan, dan barang-barang pribadi suami, ketika dia tidak ada di rumah

Artikel Terkait

loading...