Situs-situs Pengumuman Seleksi Administrasi CPNS 2017 Tumbang!!

Badan Kepegawaian Nasional (BKN) mengumumkan hasil seleksi administrasi pendaftaran CPNS di Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) dan Mahkamah Agung pada Selasa ini. Pendaftaran sendiri telah ditutup pada 31 Juli 2017. BKN memberikan beberapa situs alternatif untuk pengumuman seleksi tersebut.

Kepala Biro Humas Badan Kepegawaian Negara (BKN), Mohammad Ridwan mengungkapkan, karena terlalu banyak masyarakat yang ingin melihat pengumuman kelolosan tes administrasi di situs resmi BKN yaitu www.bkn.go.id, maka laman tersebut tumbang. "Dari tadi dini hari, pukul 00.01 WIB itu yang buka website kita sudah banyak, makanya sekarang itu tumbang, tidak bisa diakses," kata Ridwan kepala Biro Humas BKN, Selasa (5/9/2017).

Kepala Biro Hubungan Masyarakat (Humas) BKN, Mohammad Ridwan, mengungkapkan, ada empat situs yang bisa dipakai untuk melihat pengumuman CPNS ini. Rencananya, pengumuman bisa diakses hingga tengah malam. "Jadi memang rencananya hari ini diumumkan, kalau tidak ada halangan tunggu saja hingga pukul 23.59 WIB," jelasnya.

Empat situs yang bisa diakses untuk melihat pengumuman seleksi administrasi CPNS 2017 itu adalah:

Laman resmi BKN memang didesain memilliki kapasitas akses yang kecil. Oleh karena itu, Ridwan menjelaskan, wajar jika laman BKN tumbang karena banyaknya pengakses. Pihak BKN tidak akan menambah kapasitas akses website resmi BKN, melainkan para peserta yang sudah mendaftar CPNS untuk bisa mengunjungi situs lain yang sudah disiapkan pihak BKN, Kementerian Kumham dan Mahkamah Agung.

"Sekarang situs https://cpns.kemenkumham.go.id itu juga hampir tumbang, kadang bisa diakses, kadang tidak bisa, biarkan saja, biarkan itu jadi alternatif," tegasnya. BKN menyarankan kepada para pendaftar untuk mengakses https://sscn.bkn.go.id. Situs yang disiapkan BKN ini memiliki kapasitas yang lebih besar diantara semuanya, yaitu mampu menerima 500 ribu akses per detiknya. "Untuk membantu mengumumkannya, kita juga akan lakukan via Facebook dan Twitter resmi BKN," tutup dia.

Artikel Terkait

loading...