Kisah Suami Istri Yang Memilukan Hati

Dalam hidup, Anda mungkin memiliki orang yang Anda cintai. Mungkin itu pasangan Anda, keluarga atau teman Anda. Cinta sedemikian tinggi sehingga jika suatu hari mereka meninggalkan Anda maka Anda akan merasakan kesedihan yang mendalam. Begitu pula dengan kebencian. Biasanya Anda juga memiliki orang-orang yang Anda benci, baik karena perilakunya, hubungan buruk di masa lalu atau karena berbagai hal lainnya. Dalam hidup jangan terlalu mencintai dan membenci karena berbahaya bagi kesehatan mental Anda!

Alkisah ada seorang istri memberikan tantangan kepada suaminya untuk hidup tanpa dirinya. Dia minta kepada suaminya untuk tidak ada komunikasi sama sekali diantara mereka selama sehari..

Si istri berkata kepada suaminya itu, “Bila kamu bisa melewati itu, aku akan mencintaimu selamanya”. Dan… sang suami pun setuju…. Dia tidak sms/telpon istrinya seharian.. Tanpa dia ketahui bahwa istrinya hanya memiliki 24 jam untuk hidup, karena dia terkena kanker..

Keesokan harinya sang suami itu pulang kerumah. Air matanya pun tiba-tiba menetes melihat istrinya sudah terbaring dengan surat di tangan yang bertuliskan “Kamu Berhasil Sayang, bisakah kamu lakukan itu setiap hari.?? ” I LOVE YOU..

“Don’t Ever lost contact with someone you love, you’ll never know what’s gonna happen the next day, or the day after that.. Even a single “hi” or a “good morning” Before you know that someone is no longer there….
Jangan Cintai Seseorang, Setinggi Langit Karena Langit Bisa Runtuh..
Jangan Cintai Seseorang Sedalam Lautan Karena Lautan Bisa Surut..
Jangan Cintai Seseorang Sebesar Dunia Karena Dunia Bisa Hancur
Cukup Cintai Seseorang Seujung Kuku, Walau Kecil, dan Selalu Dipotong, Ia Akan Selalu Tumbuh…
Subhanallah

Mengenai cinta dan kebencian terhadap seseorang, Rasulullah SAW pernah berpesan untuk tidak berlebihan. Mencintai atau membenci sesuatu tidak boleh berlebihan, tetapi berikan kedamaian kepada orang yang Anda cintai atau Anda benci. Jangan karena Anda sangat membenci seseorang, Anda akhirnya menganiaya mereka dengan cara yang kejam dan tidak boleh pula karena sangat mencintainya sehingga Anda melupakan Allah SWT. "Baginda Rasulullah berkata, cintai sesuatu. Jangan berlebihan. Biasa-biasa saja. Benci sesuatu juga. Jangan berlebihan, biasa-biasa saja."

Seperti yang dikatakan Allah SWT:
“Dan janganlah sekali-kali kebencianmu kepada sesuatu kaum karena mereka menghalang-halangi kamu dari Masjidil haram, mendorongmu berbuat aniaya (kepada mereka)…” [Al-Maidah 2]

“… Dan janganlah sekali-kali kebencianmu terhadap sesuatu kaum, mendorong kamu untuk berlaku tidak adil. Berlaku adillah, karena adil itu lebih dekat kepada takwa…” [Al-Maidah 8]

Dari hadits Abu Hurairah ra, Rasulullah SAW bersabda :
“Cintailah orang yang kamu cintai sekadarnya. Bisa jadi orang yang sekarang kamu cintai suatu hari nanti harus kamu benci. Dan bencilah orang yang kamu benci sekadarnya, bisa jadi di satu hari nanti dia menjadi orang yang harus kamu cintai.” [HR. At-Tirmidzi no.1997 dan dishahihkan Asy-Syaikh Al-Albani dalam Shahih Al-Jami’ no. 178]

Umar bin Al-Khaththab ra berkata, “Wahai Aslam, janganlah rasa cintamu berlebihan dan jangan sampai kebencianmu membinasakan.” Aslam berkata, “Bagaimana itu?” Umar radiallohu anhu berkata, “Jika engkau mencintai seseorang, janganlah berlebihan seperti halnya anak kecil yang menyenangi sesuatu dengan berlebihan. Jika engkau membenci seseorang, jangan sampai kebencian menimbulkan keinginan orang yang kamu benci celaka atau binasanya.”

Semoga yang membacanya.. mendapatkan kebahagiaan suami istri yang sakinah, mawaddah, warahmah, mempunyai keturunan yang sholeh dan sholehah… Di dunia sejahtera dengan harta yang berlimpah, di akhirat masuk surga firdaus tanpa hisab. Aamiin

Artikel Terkait