Perayaan Hari Raya Idul Fitri Umat Islam

Hari raya Idul Fitri atau biasa disebut lebaran di Indonesia adalah hari raya umat Islam yang jatuh pada tanggal 1 Syawal penanggalan Hijriyah. Kalau dihitung berdasarkan kalender masehi, tanggal 1 Syawal ini selalu jatuh pada tanggal yang berbeda setiap tahunnya. Bahkan pada tahun 2000 lalu, umat Islam merayakan Idul Fitri sebanyak dua kali: di bulan Januari dan Desember. Hal ini akan terjadi lagi di sekitar tahun 2035 dan 2036. Untuk tahun ini, Idul Fitri jatuh pada hari Minggu tanggal 25 Juni 2017 dalam kalender Masehi dan tanggal 1 Syawal 1438 dalam kalender Hijriyah. 

Lebaran adalah nama lain dari Hari Raya umat Islam, baik hari raya Idul Fitri maupun hari Raya Idul Adha yang dirayakan setiap tahun atau setiap bulan Syawal setelah sebulan umat Muslim melaksanakan puasa di bulan Ramadan.

Idul Fitri atau lebaran adalah acara penting bagi umat Islam di Indonesia untuk saling berkumpul dan bersilahturahmi bersama sanak saudara dan keluarga. Di Indonesia, ada banyak tradisi lokal yang kini menjadi bagian acara lebaran yang tidak dijumpai dalam acara Idul Fitri di Timur Tengah atau negara-negara lainnya. Salah satunya adalah halal bihalal atau saling memaafkan di saat lebaran yang bermula sejak dakwah Wali Songo di abad ke 15. 

Acara sunkem terhadap orang tua juga merupakan tradisi lokal yang menjadi bagian dari acara lebaran di Indonesia. Tak lupa adalah ketupat yang dipercaya berasal dari bahasa Jawa kupat atau ngaku lepat (mengakui kesalahan). Anyaman daun kelapa pembungkus ketupat melambangkan keasalahan dan dosa yang dilakukan manusia, sedangkan ketupat putih di dalamnya melambangkan kebersihan hati setelah memohon maaf dari segala kesalahan.

Apa itu Hari Raya Idul Fitri(Lebaran) dan Bagaimana Kaum Muslim Merayakannya – Di Indonesia, ketupat (beras dikukus dalam paket anyaman daun kelapa) adalah simbol Lebaran (Idul Fitri) pesta setelah puasa Ramadhan. Untuk kaum Muslim, Idul Fitri adalah salah satu momen paling istimewa bagi seluruh hari. Hal ini seperti Natal bagi umat Kristen. Oleh karena itu, itu benar-benar normal untuk umat Islam untuk memiliki keinginan dalam merayakan hari istimewa ini. Di sini, kita akan berbicara tentang perayaan tersebut dan hal-hal yang berkaitan dengannya.

Namun, sebelum itu, tampaknya lebih baik bagi kita untuk berbicara tentang apa itu lebaran sebenarnya karena tidak semua orang yang paham dengannya. Hari ini juga dikenal sebagai Hari Kesucian. Kaum Muslim percaya bahwa ketika mereka bisa mencapai hari ini, itu berarti bahwa mereka telah suci lagi. Dosa-dosa mereka telah lebur. Bagaimana bisa penebusan(dosa) tersebut terjadi?

Perayaan Lebaran – Saling Memaafkan
Nah, sebelum merayakan Idul Fitri, umat Islam diwajibkan untuk menjalankan ibadah puasa selama sebulan penuh yang disebut Ramadhan. Selama 30 hari, umat Islam perlu mengendalikan keinginan dan nafsu mereka. Mereka harus berhenti makan dan minum dari terbit fajar sampai ketika matahari tenggelam. Pada siang hari, umat Islam juga perlu untuk mengontrol emosi mereka. 

Mereka tidak boleh berbohong, marah, dan melakukan hal-hal berdosa lainnya. Intinya adalah membuat iman kepada Allah menjadi lebih besar dan mereka juga dapat menggunakan puasa seperti media untuk melakukan penebusan dari Allah. Setelah menghabiskan hari dengan berpuasa dan mengelola emosi, saat Maghrib telah tiba, umat Islam diperbolehkan untuk berbuka puasa. 

Hal ini seperti berkah memang. Tenggorokan kering dan perut lapar akan basah dan penuh dengan makanan. Saat seperti ini bertujuan untuk membuat umat Islam selalu ingat untuk merasa bersyukur tentang makanan dan air yang mereka dapat menikmati. Mereka juga harus berpikir tentang orang lain yang tidak seberuntung mereka yang bisa makan tiga kali sehari.

Selama bulan Ramadhan, umat Islam juga dianjurkan untuk berbagi dengan orang lain karena semua Muslim adalah saudara satu sama lain. Sekali lagi, fase ini akan membuat umat Islam menjadi lebih dekat dengan Sang Pencipta, Allah SWT. Setelah berbuka puasa, umat Islam akan pergi ke masjid untuk berdoa khusus untuk bulan Ramadhan yang disebut Sholat Tarawih. Kaum Muslim percaya bahwa untuk melakukan hal ini jenis doa, mereka akan mendapatkan banyak berkat

Liburan paling suci bagi Kaum Muslim
Ya, memang, bulan Ramadhan adalah bulan yang paling berharga sepanjang tahun. Ini adalah bulan di mana pintu gerbang surga terbuka luas dan gerbang neraka ditutup bersama dengan setan dikurung di dalamnya. Ini jelas saat di mana umat Islam dapat meningkatkan religiusitas mereka sangat. Setelah bulan Ramadhan selesai, bulan Syawal datang. Di sinilah Idul Fitri diadakan. Pada malam Lebaran, umat Islam akan mulai bergema takbir dengan mengatakan “Allahu Akbar” sebagai ekspresi untuk rasa terima kasih mereka. 

Ini jelas merupakan perayaan untuk apa yang telah dilakukan oleh umat Islam untuk seluruh bulan Ramadhan. Ini adalah waktu bagi umat Islam untuk merayakan Idul Fitri dengan memiliki Sholat bersama-sama. Selama saat ini, semua umat Islam akan merasakan sukacita untuk yakin. Setelah itu, ada begitu banyak macam perayaan dilakukan. Biasanya, kaum Muslim akan menggunakan momen ini untuk berkumpul dengan keluarga. Mereka makan bersama dan meminta pengampunan satu sama lain. Mereka berharap bahwa semua dosa-dosa mereka dapat dihapus dengan melakukan itu dan tidak akan ada dendam tersisa di setiap hati umat Islam karena mereka telah saling mengampuni. 

Nah, kondisi tersebut akan membantu umat Islam untuk tetap berhubungan dan harmonis bersama-sama. Hal ini bahkan mungkin bagi umat Islam yang tinggal jauh dari keluarga mereka untuk kembali ke tempat mereka berasal dari hanya memiliki semacam ini pengumpulan yang biasanya disebut sebagai silaturahmi.
loading...

Artikel Terkait

Amalan Ibadah Yang Harus Dilakukan Seorang Muslim Selama Bulan Ramadhan

Bulan Ramadhan bagi umat muslim seluruh dunia merupakan bulan penuh berkah, hikmah dan ampunan, karena berbagai amal perbuatan dapat menjad...

MY ARTIKEL