Apakah Reinkarnasi Itu Ada?

Reinkarnasi adalah takhyul yang tidak berdasar. Pendapat ini berasal dari orang-orang tak beragama yang berpikiran bahwa manusia akan “menghilang setelah kematian”. Atau timbul pada orang-orang yang merasa takut untuk memasuki alam akhirat setelah kematian. Bagi kedua kelompok manusia ini, kembali ke dunia lagi setelah kematian merupakan suatu harapan yang menarik.

Reinkarnasi adalah topik yang memang membuat banyak orang penasaran. Mengapa topik itu menarik minat orang di seluruh dunia, dan mengapa semakin banyak orang benar-benar percaya bahwa itu nyata? Nah, jawabannya tidak semudah mampu diterima akal, tapi saya mencoba untuk menyajikan dari banyak sisi perdebatan tentang filosofi kepercayaan yang dianggap ‘merinding’ banyak orang ini.

Dalam banyak ayatnya, Al-Qur’an menyebutkan bahwa hanya ada sekali kehidupan di dunia ini. Tempat dimana manusia diuji amal perbuatannya. Disebutkan pula bahwa setelah kematian tidak ada arah kembali ke dunia ini. Manusia hanya mati sekali saja. Ini ditegaskan dalam ayat berikut ini: 
Mereka tidak akan merasakan kematian di dalamnya kecuali sekali saja. Tuhanmu memelihara mereka dari azab api neraka. (Surat Ad-Dukhan: 56) 

Umat Islam merasa bahwa reinkarnasi itu tidak diajarkan dalam Islam. Bahkan pandangan tentang reinkarnasi dianggap bid’ah atau pandangan sesat. Hal ini dapat dimengerti, karena reinkarnasi tidak dijelaskan secara eksplisit di dalam Al-Qur’an. Untuk dapat memahaminya kita harus benar-benar serius dalam menelaah ayat-ayat Al- Qur’an maupun Hadis.

Reinkarnasi itu ayat mutasyabihat. Kelahiran kembali itu diungkapkan dalam Al-Qur’an secara tersamar. Ayat-ayatnya harus dipikirkan dan direnungkan dalam-dalam. Kalau tidak dipikirkan masak-masak, pasti akan terjerumus pada penerjemahan atau penafsiran yang menyimpang. Ayatnya tidak disampaikan secara berurutan atau sering diselipkan di berbagai topik kehidupan. 

QS 16:70 – “Allah menciptakan kamu. Kemudian, Allah mewafatkan kamu (mengakhiri hidupmu di bumi ini), dan di antara kamu ada yang dikembalikan pada umur yang paling lemah, agar dia tidak mengetahui lagi sesuatu pun yang pernah diketahuinya. Sesunggunya Allah Maha Mengetahui dan Mahakuasa.”

QS 16:77 – “Dan kepunyaan Allahlah segala yang gaib di langit maupun di bumi. Dan, tidaklah perintah kebangkitan itu selain sekejap mata atau lebih cepat. Sesungguhnya Allah Mahakuasa atas segala sesuatu.”

QS 16:78 – “Dan Allah mengeluarkan kamu dari perut ibumu dalam keadaan tidak mengetahui sesuatu pun. Dan, Dia memberimu pendengaran, penglihatan dan fuad agar kamu dapat bersyukur.”

Ayat-ayat yang dianggap sebagai bukti reinkarnasi dalam Quran
" Bagaimana kamu ingkar kepada Allah padahal kamu (tadinya) mati lalu Dia menghidupkan kamu! Kemudian Dia mematikan kamu, kemudian Dia menghidupkan kamu kembali, dan kemudian kepada-Nya kamu dikembalikan ." ( QS. al Baqarah , 28 )

" Mereka berkata: Ya Tuhan kami ! Dua kali Engkau membuat kami mati, dan dua kali Engkau membuat kita hidup . Sekarang kami mengaku dosa kami . Apakah ada kiranya jalan keluar ? "( QS. al Mu'min , 11 )

Kematian pertama yang disebutkan dalam ayat ini mengacu pada bentuk zigot manusia yang ada di rahim ibunya yang belum ada ruhnya. Kemudian penciptaan pertama adalah menghidupkan zigot dengan ditiupkan ruh di dalam rahim. Kematian kedua wafatnya manusia dan penciptaan kedua adalah dibangkitkannya manusia keluar dari kubur dan dikumpulkan di padang luas yang disebut " mahsyar ". (Tafsir Jalalayn )

Quran dengan tegas menolak doktrin reinkarnasi :
Ada begitu banyak ayat-ayat Alquran yang dengan jelas menolak doktrin reinkarnasi
" Dan tidak mungkin bagi (penduduk) suatu negri yang telah Kami binasakan,bahwa mereka tidak akan kembali " ( QS. al Anbiya , 95)

" Tidakkah mereka mengetahui berapa banyak umat-umat yang telah Kami binasakan sebelum mereka,yang memang tidak kembali kepada mereka," ( QS. al Yasin , 31 )

" Sehingga saat kematian datang kepada salah satu dari mereka , ia berkata : Ya Tuhanku ! kembalikanlah aku, agar aku dapat melakukan kebajikan yang telah aku tinggalkan! Sekali-kali tidak ! Sungguh itu adalah dalih yang diucapkannya saja. Dan di belakang mereka ada penghalang sampai hari ketika mereka dibangkitkan " ( QS. al Muminun , 99-100 )

Seperti yang tercantum dalam ayat-ayat tersebut, tidak ada kembali ke kehidupan duniawi setelah kematian, ruh akan menunggu di al- barzakh (alam kubur setelah kematian) sampai hari kiamat.

" Dan Allah mengeluarkan kamu dari rahim ibu tanpa mengetahui apa-apa , dan memberi kamu pendengaran, penglihatan dan hati nurani agar kamu bersyukur". ( QS. al Nahl , 78 )

Menurut reinkarnasi yang diklaim diperlukan untuk kesempurnaan jiwa, manusia dilahirkan dengan sudah terdidik dan mengetahui. Namun Quran, kalam Allah, mengatakan bahwa manusia lahir tanpa pengetahuan, itulah yang persis apa yang kita lihat pada semua bayi. Seperti yang terlihat dalam semua ayat-ayat ini,jelas bagi seorang Muslim yang percaya Al-Quran bahwa tidak ada kembali ke dunia baik ruh maupun raga setelah kematian. Meyakini reinkarnasi juga merupakan penolakan ayat-ayat ini. Sekarang seorang Muslim harus bertanya kepada dirinya sendiri: haruskah saya percaya pada agama yang mempunyai bukti yang tak terhitung jumlahnya dan yang telah diinformasikan dan ditetapkan oleh Allah, atau haruskah saya percaya pada ide yang meragukan yang tidak memiliki bukti ilahi dan tertentu meskipun banyak orang yang bersemangat untuk membuktikannya ?

"Sesungguhnya! Orang-orang yang beriman (pada apa yang diwahyukan kepamu, Muhammad), orang-orang Yahudi, orang-orang Nasrani, dan orang-orang Sabi’in siapa saja (diantara mereka) yang beriman kepada Allah dan hari akhir dan berbuat kebajikan pasti mereka mendapat pahala dari Tuhannya, tidak ada kekhawatiran pada mereka dan mereka tidak akan bersedih hati (QS. al Baqarah : 62 )

Artikel Terkait