Inilah Yang Dialami Seorang Muslim Dan Kafir Saat Kematiannya?

Dalam Islam, kita percaya akan kehidupan setelah mati. Yang dimaksud kehidupan setelah mati dalam Islam bukanlah seperti yang kita jalani di dunia ini, bukan juga sebuah reinkarnasi. Namun yang dimaksud kehidupan setelah mati dalam Islam adalah kehidupan yang akan dijalani dengan kekal abadi di akhirat.

Namun, sebelum menuju kehidupan kekal di akhirat sekarang ini kita hidup di dunia ini. Dan di dunia ini kita diperintahkan oleh Allah SWT untuk beribadah dan berbuat amal baik, karena hal itu akan bermanfaat di akhirat kelak.

Untuk itu, sebelum kita menuju akhirat sangat penting bagi kita untuk berlomba-lomba dalam kebaikan, baik dalam hal ibadah maupun yang lainnya. Selain itu, kita juga harus mentaati apa yang diperintahkan Allah dan Rasul-Nya serta menjauhi segala yang dilarang dan diharamkan-Nya. Karena hal itu dapat menyelamatkan kita di hari pembalasan kelak.

Kematian spiritual yang dialami manusia telah diterangkan dalam Al-Qur’an. Dan karenanya jelas bahwa kematian spiritual berbeda dengan kematian tubuh secara klinis. Dinyatakan di dalam Al-Qur’an bahwa peristiwa-peristiwa tertentu terjadi saat kematian. Peristiwa-peristiwa itu hanya bisa dilihat oleh yang mengalaminya, namun tidak dapat dilihat orang lain. Sebagaimana dijelaskan dalam firman Allah :
Apakah orang-orang yang berbuat kejahatan itu menyangka bahwa Kami akan menjadikan mereka seperti orang-orang beriman dan mengerjakan amal saleh, yakni kehidupan dan kematian mereka akan sama? Amat buruklah persangkaan mereka itu! (Surat al-Jatsiyah: 21)

Sebagai contoh, seorang yang kafir yang tak percaya akan keberadaan Allah nampak seolah mati dengan tenang, layaknya sedang tidur. Padahal kenyataannya, ruhnya yang beralih ke dimensi lain mengalami rasa sakit yang amat berat. Sebaliknya, ruh orang beriman yang nampak menderita saat kematiannya, dicabut nyawanya oleh malaikat maut dengan lembut perlahan-lahan. 

Peristiwa yang dialami orang beriman dan orang yang kafir di saat kematiannya berbeda sama sekali. Dalam Al-Qur’an disebutkan bahwa orang yang kafir akan mengalami hal berikut saat kematiannya: 
Gambar Ilustrasi
  • Jiwanya akan dipukul di bagian punggung dan mukanya.
  • Mereka mengalami siksa kematian yang pedih. 
  • Malaikat-malaikat mengabari mereka dengan siksaan yang kekal. 
  • Ruhnya akan dicabut dengan kasar dari tubuhnya. 
Sementara bagi orang-orang yang beriman:
  • Ruhnya dicabut dengan lembut dan perlahan-lahan dari tubuhnya. 
  • Mereka disambut para malaikat dengan ramah disertai ucapan salam. 
  • Saat malaikat mencabut ruhnya, mereka dikabari berita surga.
loading...

Artikel Terkait

Celaan Bagi Manusia Gemuk Karena Banyak Makan

Ada beberapa dalil yang menunjukkan celaan bagi manusia gemuk karena banyak makan dipahami jika gemuk ini terjadi karena kelalaian, terlalu...

MY ARTIKEL