Cara Mengatasi & Mengobati Sihir Gila

Sihir Khumul (Sihir Gila) ini bekerja mengacaukan fikiran (otak) manusia, dalam kondisi akut bisa menimbulkan kegilaan karena jin bersarang di otaknya. Biasanya para tukang sihir melancarkan sihir jenis ini pada para penuntut ilmu atau orang orang yang menggeluti pkerjaannya agar dikacaukan pikiran mereka dari apa yang mereka kerjakan.

Ciri-ciri Korban sihir Gila:
  1. Minder total, senang menyendiri dan mengisolir diri, benci keramaian, banyak diam, linglung, galau, gundah, dan cemas berlebihan. 
  2. Sakit dibagian kepala yang terus menerus dibagian kepala, biasanya selepas ashar. 
  3. Suka bicara sendiri, bengong dan pelupa. 
  4. Tidak betah disuatu tempat, sering pergi-pergi. 
  5. Diam terus-terusan
  6. Galau, gundah gulana, cemas yang berlebihan 
  7. Suka mengisolir diri
  8. Linglung mendadak
  9. Membenci keramaian dan perkumpulan
Lalu bagaimana sihir ini terjadi ?
Biasanya si dukun mengirim jin kepada seseorang dan menyuruhnya untuk bersarang pada otaknya (nah ini biasanya yang menyebabkan pusing berkelanjutan), jin itu mempengaruhinya agar selalu minder dan menyendiri, gejala si korban akan semakin parah tergantung batas kekuatan jin tersebut.

Cara Pengobatan Sihir Gila:
  1. Bacakanlah ayat-ayat Ruqyah padanya dengan memegang ubun ubun atau memencet bagian belakang telinga lalu tiupkan di telinga kanannya. 
  2. Bacakan/dengarkan MP3 Ayat-Ayat Ruqyah secara keseluruhan. Ulangi hingga 3 kali, jika kesurupan hadapi seperti biasa. 
  3. Apabila terjadi reaksi dan jin mau berbicara, suruhlah ia untuk keluar dan larang dia untuk masuk kembali kepada siapa pun.
  4. Jika tidak terjadi reaksi sama sekali, maka bacakan atau dengarkan MP3 Al Qur’an surah-surah berikut secara rutin selama satu bulan: Al Baqarah, Hud, al Hijr, ash-Shafaat, Qaf, Ar-Rahman, al-Mulk, al Jin, al A’la, Az Zalzalah, al-Humajah, al-Kafirun, al Falaq dan An Nass. 
  5. Selain ayat diatas juga bisa dibacakan atau perdengarkan MP3 Al Qur’an surah-surah berikut secara rutin selama satu bulan: Al Fatihah, Al Baqarah, Al Imran, Yasiin, Ash Shafaat, Ad Dukhan, Adz Dzariyat, Al Hasyr, Al Ma’arij, Al Ghasiyah, Az Zalzalah, al-Qariah, al Falaq dan An Nass. 
  6. Apabila si korban menderita nyeri di lambungnya, minumkanlah air yang sudah diruqyah cara membuat air ruqiyah atau bisa juga minumkan 70 lembar daun alpukat yaman yang sudah diblender dan dibacakan qur'an satu gelas penuh, jika sulit didapatkan bisa pula dengan 11 lembar daun sirsak yang sudah direbus hingga memerah lalu bacakan ayat ruqyah. ketahuilah bahwasanya ia telah disihir lewat perantara makanan/minuman, JANGAN TAKUT jika nanti reaksinya akan sakit perut yang amat sangat dan muntah muntah selama kurang lebih 12 jam, maka sediakan pula madu atau suplemen yang lain agar tubuh tidak drop..
  7. Jangan meminum obat penenang. 
  8. Jika pasien merasakan sakit dilambung, artinya sihir itu termakan maka Bacakan seluruh Ayat Ruqyah di Air dan tiupkan lalu minumkan tiap hari. 
  9. Apabila si korban menderita PUSING yang berkelanjutan, maka mandikanlah dengan air ruqyah cara membuat air ruqiyah dengan TIDAK MENAMBAH AIR yang sudah dibacakan ayat ruqyah, TIDAK PULA DIPANASKAN, dan HARUS MANDI DI TEMPAT YANG SUCI, tentunya mandinya jangan bertelanjang bulat, pakai kemben untuk perempuan atau pakai baju biasa saja. 
  10. Lakukan “Ritual Sunnah” sebisa mungkin.
Bismillahirrahmanirrahiim, saya berlindung kepada Allah yang atas namaNya tidak ada sesuatu apapun di bumi atau dilangit mampu menimpakan duka dan bencana tanpa mutiara hikmah dibaliknya. Saya berlindung kepada Allah yang menciptakan dan menjaganya, tidak ada satu partikel pun yang lepas dari pengawasan-Nya dan Dia tidak sibuk dengan-Nya. Maha Suci Allah yang telah menanamkan butir-butir hikmah disetiap musibah, Maha Suci Allah yang dengan keluasan-Nya telah memberikan kita kebebasan untuk terus meratapi musibah atau bangkit dan lebih jeli mencari hikmah tersembunyi untuk kemudian menghirupnya dengan nafas penuh cinta dan kerinduan untuk kembali kepadaNya. Semoga artikel ini bermanfaat buat kita semua.

Artikel Terkait