Amalan Doa Agar Cepat Memiliki Keturunan

Dalam kehidupan berumah tangga, tentunya ada beberapa pasangan yang mudah mendapatkan keturunan dan ada juga yang sulit. Semua itu tak lain dikarenakan kehendak atas Sang Maha Pencipta Allah SWT. Oleh karena itu, Anda bersama pasangan harus selalu berusaha dan berikhtiar untuk segera mendapatkan keturunan. Selain itu, Anda tak perlu ragu, takut apalagi berputus asa jika tak segera diberikan keturunan ditengah-tengah kebahagiaan Anda bersama pasangan. 


Pada kesempatan kali ini saya akan menyampaikan kisah Nabi Zakariah AS yang mempunyai keturunan pada Usia lanjut dan sang isteri yang mandul hanya dengan amalan doa, berikut kisahnya :

Sebagaimana kisah Nabi Zakaria AS yang merupakan salah satu nabi Allah. Beliau menyerukan tauhid, penyembahan Allah swt, kesucian dan kebenaran sepanjang umur dan memberikan hidayat kepada umat ke jalan yang lurus. Ketika sampai pada usia lanjut atau sudah kakek-kakek, Nabi Zakaria berpikir akan segera dijemput oleh kematian maka beliau tenggelam dalam kesedihan. Alasan kedukaan dan kesedihan nabi Zakaria as adalah karena beliau tidak memiliki putera atau keturunan dan di antara orang-orang terdekat beliau tidak terdapat seseorang yang akan melanjutkan jalannya. 

Oleh karena itulah beliau sangat bersedih karena obor hidayat yang sejak dahulu menyala di dalam keluarganya dan turun menurun dari ayah-ayahnya akan padam. Usia lanjut dan kemandulan sang isteri tidak menghalanginya berputus asa dari rahmat dan kasih Ilahi. Beliau menyatakan permohonan dan harapannya ini kepada Allah swt dalam berbagai kesempatan yang disebutkan di dalam al-Qur’an sebanyak tiga kali:

Hannah, isteri Imran ketika hamil bernadzar bila melahirkan anak akan dikhidmatkan untuk Baitul Maqdis. Ketika lahir seorang anak perempuan ia berkata: “Ya Tuhanku, sesungguhnya aku melahirkannya seorang anak perempuan meskipun aku berharap ia adalah laki-laki. Sesungguhnya aku telah menamai dia Maryam dan aku mohon perlindungan untuknya serta anak-anak keturunannya kepada (pemeliharaan) Engkau daripada setan yang terkutuk”.

Allah swt pun menerima nadzarnya. Nabi Zakaria as yang adalah suami bibi Maryam dan pembesar Baitul Maqdis memegang hak pengasuhan Maryam dan membesarkannya. Beliau as membangunkan sebuah mihrab untuknya di dalam masjid sehingga Maryam dapat beribadah di dalamnya. Nabi Zakaria as setiap kali masuk mihrab untuk mengunjungi Maryam menyaksikan di sisi Maryam terdapat makanan segar dan buah-buahan yang bukan musimnya, beliau as bertanya kepada Maryam: “Hai Maryam dari mana kamu memperoleh (makanan) ini?
Maryam menjawab: “Makanan itu dari sisi Allah. Sesungguhnya Allah memberi rezeki kepada siapa yang dikehendaki-Nya tanpa hisab”.
Ketika itulah, ibadah, spiritual dan kesempurnaan-kesempurnaan Maryam menggoncang nabi Zakaria as dan beliau berkata dalam diri: “Alangkah indahnya bila aku memiliki keturunan seperti ini”. Dan tanpa menunggu lebih lama beliau as mengangkat tangan berdoa dan berkata:

رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَٰجِنَا وَذُرِّيَّٰتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ وَٱجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِينَ إِمَامًا
Ya Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami istri-istri kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertakwa. (Al-Furqan: 74). 

Kemudian ketika beliau as sedang shalat di Mihrab, malaikat Ilahi memberikan berita gembira kepadanya bahwa Allah swt akan menganugerahkan kepadamu seorang putera bernama Yahya yang akan menjadi besar, suci dan nabi.

Dengan tidak percaya Nabi Zakaria as berkata: “Ya Tuhanku, bagaimana aku bisa mendapat anak sedang aku telah sangat tua dan istriku pun seorang yang mandul?!”

Dijawab: “Demikianlah, Allah berbuat apa yang dikehendaki-Nya”.
Disebutkan di dalam permulaan surat Maryam: Ingatlah rahmat Allah swt kepada nabi Zakaria as, tatkala ia berdoa kepada Tuhannya dengan suara perlahan dan mengatakan:

رَبِّ إِنِّي وَهَنَ العَظْمُ مِنِّي وَاشْتَعَلَ الرَّأْسُ شَيْباً وَلَمْ أَكُنْ بِدُعائِكَ رَبِّ شَقِيّاً * وَإِنِّي خِفْتُ المَوالِيَ مِنْ وَرائِي وَكانَتِ امْرَأَتِي عاقِراً فَهَبْ لِي مِنْ لَدُنْكَ وَلِيّاً * يَرِثُنِي وَيَرِثُ مِنْ آلِ يَعْقُوبَ وَاجْعَلْهُ رَبِّ رَضِيّاً
Artinya :
Ya Tuhanku, sesungguhnya tulangku telah lemah dan kepalaku telah ditumbuhi uban, dan aku belum pernah kecewa dalam berdoa kepada Engkau, ya Tuhanku. Dan sesungguhnya aku khawatir terhadap mawaliku sepeninggalku, sedang istriku adalah seorang yang mandul, maka anugerahilah aku dari sisi Engkau seorang putra, yang akan mewarisi aku dan mewarisi sebahagian keluarga Ya’qub; dan jadikanlah ia, ya Tuhanku, seorang yang diridai. 

Terdengar seruan dari sisi Tuhan: “Hai Zakaria, sesungguhnya Kami memberi kabar gembira kepadamu akan seorang anak yang namanya Yahya, yang sebelumnya Kami belum pernah menciptakan orang yang serupa dengan namanya”.

Nabi Zakaria as menjawab: “Ya Tuhanku, bagaimana akan ada anak bagiku, padahal istriku adalah seorang yang mandul?”

Dijawab: “Demikianlah, hal itu adalah mudah bagi-Ku; dan sesungguhnya telah Aku ciptakan kamu sebelum itu, padahal kamu (di waktu itu) belum ada sama sekali”.

Allah swt menganugerahkan nabi Yahya kepada nabi Zakaria dengan membawa kitab dan hikmah.

Pada surat al-Anbiya’ [21], dalam rangka menyebutkan kisah para nabi as dan menyinggung kehidupan dan penghambaan mereka, ketika sampai pada nabi Zakaria as Allah swt berfirman: “Dan (ingatlah kisah) Zakaria, tatkala ia menyeru Tuhannya:

رَبِّ لاَتَذَرْنِىْ فَرْدًا وَأَنْتَ خَيْرُالْوَارِثِيْنَ
Artinya :
Wahai Tuhanka, janganlah Engkau biarkan aku seorang diri (dengan tidak meninggalkan zuriat) dan Engkaulah jua sebaik-baik yang mewarisi 

Maka Allah swt berfirman: “Maka Kami mengabulkan doanya, dan Kami anugerahkan kepadanya Yahya dan Kami jadikan istrinya dapat mengandung. Sesungguhnya mereka adalah orang-orang yang selalu bersegera dalam (mengerjakan) perbuatan-perbuatan yang baik dan mereka berdoa kepada Kami dengan harap dan cemas. Dan mereka adalah orang-orang yang khusyuk kepada Kami”.

Bagi Anda semua saudara-saudaraku yang kini sedang menanti hadirnya sang buah hati demi menyempurnakan kebahagiaan anda bersama pasangan, saya akan membagikan beberapa doa agar  istri anda cepat hamil yang bisa Anda panjatkan kepada Allah SWT agar cepat mendapatkan keturunan ini telah saya rangkum sehingga mudah anda amalkan setelah shalat fardhu atau kapan saja anda ingin amalkan berikut ini amalan doa yang bisa anda baca :

Doa Meminta Keturunan
وَالَّذِينَ يَقُولُونَ رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ وَاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِينَ إِمَامًا
Robbana hablana min azqajinaa wa zurriyatina qurrota’ayunin, waj’alna lil muttaqiina imaama.
Artinya:
“Ya Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami istri-istri kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertakwa (Al-Furqan: 74)

Doa Nabi Zakaria
هُنَالِكَ دَعَا زَكَرِيَّا رَبَّهُ ۖ قَالَ رَبِّ هَبْ لِي مِنْ لَدُنْكَ ذُرِّيَّةً طَيِّبَةً ۖ إِنَّكَ سَمِيعُ الدُّعَاءِ
Robbi hablii miladunka dzuriyyatan thoyyibatan innaka samii’uddu’aa
Artinya:
“Ya Tuhanku, berilah aku dari sisi Engkau seorang anak yang baik. Sesungguhnya Engkau Maha Pendengar doa” (Ali-Imraan:38).

Doa Nabi Ibrahim
رَبِّ هَبْ لِي مِنَ الصَّالِحِينَ
Robbi hablii minasholihiin
Artinya:
“Ya Tuhanku, anugerahkanlah kepadaku (seorang anak) yang termasuk orang-orang yang saleh.” (As-Shaffat: 100)

Dari beberapa amalan doa-doa tersebut diatas, Anda bisa memilih salah satunya untuk selalu memanjatkan doa yang baik kepada Allah SWT untuk diberikan keturunan yang baik-baik atas Ridho-Nya. Selain dengan memanjatkan doa, sebaiknya pasangan Muslim dan muslimah tetap berusaha dan berjuang agar segera dikaruniai keturunan yang sholeh maupun solehah. Sebagai umat Muslim kita harus selalu berdoa dan mensyukuri apa yang telah diberikan oleh sang Pencipta.

Allah SWT tidak akan pernah memberikan cobaan yang lebih berat yang tidak bisa ditanggung oleh hamba-Nya. Selain itu, kita sebagai umat-Nya jangan pernah berputus asa terhadap ketetapan dan ketentuan yang diberikan oleh Allah SWT. Selalu berusaha, berdoa dan tetap berikhtiar agar Allah SWT mengabulkan doa Anda semua. Demikianlah Amalan Doa Agar Cepat Memiliki Keturunan yang bisa Anda panjatkan sehabis sholat.
loading...

Artikel Terkait

Amalan Ibadah Yang Harus Dilakukan Seorang Muslim Selama Bulan Ramadhan

Bulan Ramadhan bagi umat muslim seluruh dunia merupakan bulan penuh berkah, hikmah dan ampunan, karena berbagai amal perbuatan dapat menjad...

MY ARTIKEL