Sistem Air Pengisi Pada PLTU

Air pengisi berfungsi untuk memasok kebutuhan air ke boiler dengan spesifikasi dan kualitas air sesuai dengan yang ada di boiler. Didalam lintasannya dari tangki hotwell kondensor hingga masuk boiler (economiser), air ini mengalami pemanasan dan dijaga kualitasnya agar sesuai dengan spesifikasi yang telah ditentukan. Pemanasan air pengisi dilakukan melalui pemanas atau ”feed heater” dan kualitas dijaga dengan injeksi bahan kimia. 

Gambar Sistem air pengisi PLTU

Sistem Air Kondensat 
Sistem air kondensat juga disebut sistem air pengisi tekanan rendah yang meliputi hotwell kondensor hingga deaerator. Air dari hotwell dipindahkan ke deaerator dengan pompa kondensat melalui pendingin bantu (auxiliary cooling) dan beberapa pemanas tekanan rendah (LP heater). Didalam pendingin bantu air kondensat berfungsi sebagai pendingin yang menyerap panas sedangkan didalam pemanas air kondensat dipanaskan dengan uap ekstraksi dari turbin. Proses pemanasan ini menaikkan temperatur air kondensat, sedangkan pompa kondensat menaikkan tekanan air dari kondisi yang vakum didalam hotwell kondensor. 

Didalam deaerator air kondensat dihilangkan kandungan udaranya (oksigen) dengan semburan uap yang sekaligus juga memanaskan air tersebut. Lokasi dearator yang berada diatas memudahkan dalam proses deaerasi dan airnya kemudian ditampung didalam tangki deaerator (air pengisi) yang juga memberikan tekanan positif ke sisi isap pompa BFP.

Sistem Air Pengisi Tekanan Tinggi 
Sistem air pengisi tekanan tinggi memindahkan air dari tangki deaerator ke boiler dengan melalui beberapa pemanas tekanan tinggi (HP heater). Pompa BFP menghasilkan tekanan yang cukup untuk mengalirkan air pengisi ke boiler sekalipun boiler sudah bertekanan. Pemanas HP heater mendapat uap ekstraksi dari turbin sehingga menaikkan temperatur air pengisi hingga mendekati temperatur air didalam boiler. 
Gambar sirkit air pengisi PLTU 60 MW 

Sistem Air Penambah 
Sekalipun siklus air uap didalam PLTU merupakan siklus tertutup tetapi didalam sirkulasinya banyak terjadi kehilangan massa air yang antara lain disebabkan oleh adanya kebocoran - kebocoran didalam sistem. 

Akibatnya diperlukan tambahan air sejumlah tertentu dari luar siklus secara kontinyu. Sistem air penambah berfungsi untuk memenuhi kebutuhan akan tambahan fluida kerja tersebut. Mengingat bahwa kualitas air penambah harus sama baiknya dengan kualitas air yang telah berada dalam siklus, maka sistem air penambah dilengkapi dengan unit pengolah air (demineralizer plant) yang berfungsi untuk mengolah air sumber (raw water) menjadi air penambah (make up water). 

Gambar sistem air penambah 

Tujuan menaikkan suhu air pengisi:
  1. Mencegah stres termal
  2. Mengurangi kerja boiler
  3. Tingkatkan efisiensi boiler
Tujuan meningkatkan kemurnian air pengisi adalah untuk mencegah endapan, kerak, dan korosi pada pipa boiler dan kerusakan pada sudu turbin. Tujuannya adalah untuk meningkatkan tekanan air pengisi
  1. Mencegah air pengisian yang mengarah ke boiler agar tidak berubah menjadi uap
  2. Isi air bisa masuk ke drum boiler.
Jika jumlah panas yang dilepaskan ke kondensor dapat dikurangi, efisiensi turbin dapat ditingkatkan. Ini diperoleh dengan mengambil uap dari turbin untuk memanaskan air pengisi di pemanas sebelum memasuki steam drum.

Artikel Terkait

0 Response to "Sistem Air Pengisi Pada PLTU"

Post a Comment